Rabu, 26 Agustus 2015

Subhanallah ......................




Nabi Muhammad saw Memuliakan Wanita Sholehah
Nabi Muhammad saw bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah.” (HR. Muslim) Menjadi wanita sholehah merupakan keinginan setiap muslimah. Dapat pula menjadi kebanggaan seorang suami terhadap istrinya yang sholehah. Bahkan Nabi Muhammad saw telah memuliakan wanita sholehah dalam sabdanya.

Wanita yang sholehah bukan saja wanita yang yang sudah menikah, tetapi berlaku juga bagi seluruh wanita. Wanita yang sholehah yaitu seorang wanita yang selalu taat pada aturan-aturan Alalh swt. Bagi wanita yang belum menikah, sholehah digambarkan dengan kehormatan dirinya di mata Allah swt dan semua orang. Sedangkan bagi wanita sholehah yang sudah menikah, ia digambarkan sebagai cahaya bagi keluarganya. Selain itu, setiap wanita sholehah akan senantiasa mampu menjaga pandangannya. Ia selalu taat kepada Allah swt dan Nabi Muhammad saw. Make-up nya adalah basuhan air wudhu, lipstiknya adalah dzikir kepada Allah swt, dan perhiasannya adalah ayat-ayat Al Quran.

Sikap seorang wanita sholehah dalam kehidupan sehari-hari yaitu mampu menjaga ucapannya dan murah senyum terhadap siapa saja. Namun perbuatan tersebut tidaklah berlebihan. Senyum yang ia berikan dengan ikhlas adalah adalah sedekah, yang diniatkan untuk ibadah sehingga tidak menimbulkan fitnah bagi orang lain. Begitupun tutur kata yang keluar dari mulutnya, bernilai dan penuh makna, yang dibarengi dengan sikap yang tidak over dan bisa menjaga diri.

Dengan modal tersebut, seorang wanita sholehah akan menjadi pintar dalam bergaul. Bukan pergaulan yang sia-sia, melainkan pergaulan yang dapat menambah ilmunya dan berbagai manfaat lainnya. Kecantikan yang ia miliki bukanlah kecantikan fisik yang biasa, melainkan akhlaknya yang selalu terjaga.
Wanita sholehah selalu menjaga akhlaknya sesuai tuntunan Al Quran dan Sunnah. Mungkin terasa sulit untuk menjadi wanita yang sholehah. Namun bila seorang wanita ingin menjadi sholehah, ada banyak sekali cara jitu yang dapat digunakan. Salah satunya yaitu dengan cara belajar dari lingkungan sekitar dan orang-orang yang kita temui, jangan segan-segan untuk bergabung dengan suatu majelis keagamaan yang ada di lingkungan kita. Dengan memperbanyak bergaul dengan orang yang beriman, kita bisa mengambil ilmu dari mereka.

Kita juga bisa mencontoh istri-istri Nabi Muhammad saw seperti Aisyah dan Siti Khadijah. Aisyah terkenal dengan kepintarannya. Seorang istri yang pintar tentu saja bisa dijadikan gudang ilmu bagi suami dan anak-anaknya. Sedangkan Siti Khadijah adalah contoh seorang istri yang sholehah, setia dan rela berkorban demi Nabi Muhammad saw , serta selalu mendukung Nabi Muhammad saw untuk berjuang di jalan Allah swt.

Nabi Muhammad saw juga telah bersabda, “Bila seorang wanita taat kepada Tuhannya, mendirikan sholat lima waktunya, menjaga kehormatannya, dia pasti masuk surga Tuhannya.” (HR, Ahmad)
Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri sholehah, sebab ia bisa membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Nabi Muhammad saw bersabda, ”Barangsiapa diberi istri yang sholehah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.” (HR Thabrani dan Hakim).

Peran wanita sholehah sangat besar dalam keluarga. Kita pernah mendengar bahwa di belakang seorang pemimpin yang sukses ada seorang wanita yang sangat hebat. Jika wanita sholehah ada di belakang para lelaki di dunia ini, maka berapa banyak kesuksesan yang akan diraih. Selama ini, wanita hanya ditempatkan sebagai pele

Nabi Muhammad saw Memuliakan Wanita Sholehah
Nabi Muhammad saw bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah.” (HR. Muslim) Menjadi wanita sholehah merupakan keinginan setiap muslimah. Dapat pula menjadi kebanggaan seorang suami terhadap istrinya yang sholehah. Bahkan Nabi Muhammad saw telah memuliakan wanita sholehah dalam sabdanya.

Wanita yang sholehah bukan saja wanita yang yang sudah menikah, tetapi berlaku juga bagi seluruh wanita. Wanita yang sholehah yaitu seorang wanita yang selalu taat pada aturan-aturan Alalh swt. Bagi wanita yang belum menikah, sholehah digambarkan dengan kehormatan dirinya di mata Allah swt dan semua orang. Sedangkan bagi wanita sholehah yang sudah menikah, ia digambarkan sebagai cahaya bagi keluarganya. Selain itu, setiap wanita sholehah akan senantiasa mampu menjaga pandangannya. Ia selalu taat kepada Allah swt dan Nabi Muhammad saw. Make-up nya adalah basuhan air wudhu, lipstiknya adalah dzikir kepada Allah swt, dan perhiasannya adalah ayat-ayat Al Quran.

Sikap seorang wanita sholehah dalam kehidupan sehari-hari yaitu mampu menjaga ucapannya dan murah senyum terhadap siapa saja. Namun perbuatan tersebut tidaklah berlebihan. Senyum yang ia berikan dengan ikhlas adalah adalah sedekah, yang diniatkan untuk ibadah sehingga tidak menimbulkan fitnah bagi orang lain. Begitupun tutur kata yang keluar dari mulutnya, bernilai dan penuh makna, yang dibarengi dengan sikap yang tidak over dan bisa menjaga diri.

Dengan modal tersebut, seorang wanita sholehah akan menjadi pintar dalam bergaul. Bukan pergaulan yang sia-sia, melainkan pergaulan yang dapat menambah ilmunya dan berbagai manfaat lainnya. Kecantikan yang ia miliki bukanlah kecantikan fisik yang biasa, melainkan akhlaknya yang selalu terjaga.
Wanita sholehah selalu menjaga akhlaknya sesuai tuntunan Al Quran dan Sunnah. Mungkin terasa sulit untuk menjadi wanita yang sholehah. Namun bila seorang wanita ingin menjadi sholehah, ada banyak sekali cara jitu yang dapat digunakan. Salah satunya yaitu dengan cara belajar dari lingkungan sekitar dan orang-orang yang kita temui, jangan segan-segan untuk bergabung dengan suatu majelis keagamaan yang ada di lingkungan kita. Dengan memperbanyak bergaul dengan orang yang beriman, kita bisa mengambil ilmu dari mereka.
Kita juga bisa mencontoh istri-istri Nabi Muhammad saw seperti Aisyah dan Siti Khadijah. Aisyah terkenal dengan kepintarannya. Seorang istri yang pintar tentu saja bisa dijadikan gudang ilmu bagi suami dan anak-anaknya. Sedangkan Siti Khadijah adalah contoh seorang istri yang sholehah, setia dan rela berkorban demi Nabi Muhammad saw , serta selalu mendukung Nabi Muhammad saw untuk berjuang di jalan Allah swt.

Nabi Muhammad saw juga telah bersabda, “Bila seorang wanita taat kepada Tuhannya, mendirikan sholat lima waktunya, menjaga kehormatannya, dia pasti masuk surga Tuhannya.” (HR, Ahmad)
Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri sholehah, sebab ia bisa membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Nabi Muhammad saw bersabda, ”Barangsiapa diberi istri yang sholehah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.” (HR Thabrani dan Hakim).

Peran wanita sholehah sangat besar dalam keluarga. Kita pernah mendengar bahwa di belakang seorang pemimpin yang sukses ada seorang wanita yang sangat hebat. Jika wanita sholehah ada di belakang para lelaki di dunia ini, maka berapa banyak kesuksesan yang akan diraih. Selama ini, wanita hanya ditempatkan sebagai pelengkap saja, yaitu hanya mendukung dari belakang, tanpa peran tertentu yang serius. Oleh karena itu, kaum wanita harus terus berusaha menjadi wanita sholehah dengan mencontoh pribadi istri-istri Nabi Muhammad saw.

Wanita sholehah akan membawa kebaikan bagi dirinya maupun orang lain karena kedekatannya dengan Allah swt. Pesona wanita sholehah tidak kalah dari kecantikan wanita manapun. Allah swt memberikan kemuliaan kepada wanita sholehah dengan menjadikannya bidadari di surga. Dari wanita sholehah lah kelak akan lahir generasi-genarasi yang berkualitas. Dan seperti sabda nabi Muhammad saw, bahwa sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang sholehah
ngkap saja, yaitu hanya mendukung dari belakang, tanpa peran tertentu yang serius. Oleh karena itu, kaum wanita harus terus berusaha menjadi wanita sholehah dengan mencontoh pribadi istri-istri Nabi Muhammad saw.

Wanita sholehah akan membawa kebaikan bagi dirinya maupun orang lain karena kedekatannya dengan Allah swt. Pesona wanita sholehah tidak kalah dari kecantikan wanita manapun. Allah swt memberikan kemuliaan kepada wanita sholehah dengan menjadikannya bidadari di surga. Dari wanita sholehah lah kelak akan lahir generasi-genarasi yang berkualitas. Dan seperti sabda nabi Muhammad saw, bahwa sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang sholehah

Muslimah ....................




Muslimah adalah keindahan, percaya?? Dari Nabi Adam hingga laki-laki terakhir di dunia ini tidak ada yang bisa menolak pesona wanita. Senyumannya, tutur katanya, paras ayunya hingga kecantikan akhlak dan budi pekertinya. Tetapi mengapa selalu merasa tidak puas? Sebagaimana sabda Rasul yang di jelaskan dalam sebuah hadist, dari Abdullah bin Amru bahwasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda : “ Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah” ( HR. Muslim, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ahmad dan Malik )

Subhanallah, begitu istimewanya seorang wanita, terlebih lagi apabila wanita itu sholehah. Wanita yang senatiasa menutup auratnya, menjaga lisannya, dan menahan amarahnya. Wanita yang taat kepada Allah, senantiasa mengumandangkan sholawat cinta terutuk Rasulnya, patuh pada suaminya, dan berbakti pada orang tuanya. Satu Wanita sholehah itu lebih baik dari 100o laki-laki sholeh. Bukankah wanita sholehah adalah dambaan laki-laki?
Allah SWT berfirman:
“Ketika aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan”.
“Aku memberikan kekuatan dari dalam untuk melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya”.
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh”.
 
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya”.
“Aku memberinya kekuatan untuk menyokong suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusak suaminya untuk melindungi hatinya”.
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu”.
“Dan akhirnya, aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bialapun ia diperlukan”.
“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang dia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya, tempat di aman cinta itu ada”.
 
hanya satu yang tidak dimiliki oleh wanita, dia tidak sadar betapa berharganya dia sehingga akhirnya wanita banyak yang terjerumus dalam kenistaan dan kemaksiatan, mereka mengumbar aurat dan tidak menjaga lisan serta amarah mereka, mereka jauh dari Allah dan terus mengumandangkan kebohongan dan gunjingan, mereka menganggap mereka lebih baik dari laki-laki dan mendurhakai orang tuanya. Astagfirullah,, semoga kita tidak termasuk dalam golongan ini.
 
Sungguh, bahkan cara Islam memuliakan wanita itu lebih dari sekedar benar- benar tampak bagi logika waras manusia. Lalu satu pertanyaan pun akhirnya muncul bagi kita para wanita, “maka nikmat Rabb kamu manakah yang kamu dustakan?” (QS Ar-Rahman: 13).

Rabu, 19 Agustus 2015

ku serahkan hatiku pada-Mu ............









Bissmillah,

Sahabat, ku teringat kata" 'ia' padaku *ga semua orang cuek punya sifat yang sama dengan hatinya*, ku percaya hatimu selembut "hello kitty" :) Iyah, ku memang bukanlah pembaca hati yang baik terlebih membaca kamu yang tertutup dan cuek sungguh nyaris tak terbaca. Mungkin "ia" benar *biar ga salah sangka lebih baik diem*, lagi" ku manusia biasa yang mungkin keingintahuanku terlalu berlebih untuk mengetahui bagaimana sebenarnya rasamu padaku kini..

Yaa Rabb, jika diijinkan.. ku ingin menyayangi dan mencintainya dengan sederhana, cukup dihatiku saja, selalu mendo'akan dan menitipkan "ia" pada-Mu yaa Rabb.. selalu beri "ia" yang terbaik, cerahkan selalu hari"nya dan mudahkan setiap urusannya. AMIN

Tak ada sedikitpun sakit hatiku padanya, syukur yang tak terhingga karena hadirnya "ia" kembali dihari"ku, membuatku belajar banyak hal. Iyah, memang sekarang sudah terhenti/ break atau apalah namanya. Biarlah waktu yang akan menjawabnya, akan kemana akhir dari kisah kita..

Kalau sayangmu tetap ada untukku, silahkan sayangi aku dengan caramu
Jika cintamu ada untukku, cintai aku karena Allah
Terimakasih karena dibalik cueknya kamu ke aku, ku masih bisa rasakan sedikit bentuk perhatianmu untukku
dan ku anggap itu wujud dari rasa sayangmu padaku
Semuanya hanya dapat ku "rasa" dalam tebakanku sendiri, tak pernah ku dengar dari lisanmu bagaimana warna hatimu untukku :)

Biarlah, ku akan menyayangimu secara sederhana seperti yang tidak sempat tersampaikan oleh kayu kepada api yang menjadikannya tiada.. 
 
Bissmillahirrahmanirrahim, ku sungguh menyayangimu karena Allah :)

i'm in luph.......menulis....






Bissmillah,

Alhamdulillah, kerjaan hari ini cukup banyak Namun menyenangkan saja mengerjakan semua kerjaan, gak terbebani sama sekali walau harus membawa sedikit kerjaan ke tugas ku sminggu ini *koreksi hasil tes hari ini* dan Alhamdulillah baru saja selesai semuanya :)

Mana ada kerjaan yang gak capek, namun selama kerjaan itu kita senangi, InsyaAllah semuanya akan menyenangkan dan kesulitan akan menjadi mudah *trust me* ^_^

Pulang sore tadi langsung teler dah heheh ketiduran dan baru ba'da Maghrib mulai ngerjain lagi tugas2 rutin dan sekarang waktunya mengobati kangen berceloteh ria di blog tercintaku ini.. it's my wonderful :)

Teman, pernahkah kalian rasakan yang ku rasakan? merasakan diri semakin dewasa dalam berpikir dan bersikap? ku ngerasakan hal itu, mungkin pengaruh usia yang tentunya tidak belia lagi :) Menyenangkan sekali ketika bertambahnya usia seiring dengan bertambahnya pelajaran yang kita terima sehingga menyikapi sesuatu menjadi lebih baik dan bijak dari hari² sebelumnya..

Ku pernah baca, lupa sumbernya dari mana. Ada yang mengatakan bahwa  laki2 terlihat begitu kuat, namun mereka bisa menjadi lemah ketika memahami dan mengetahui kelemahannya. Ku setuju dengan pendapat itu, laki2 identik dengan "kasar" dan hal melankolis lainnya namun dibalik kekuatan tersebut, para laki2 bisa bangkit dan menjadi lemah ketika tak `mampu memahami apa saja yang menjadi "kekurangan" diri dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya, InsyaAllah hasilnya akan ruaaaarr biasa :)

Gender banget yah? :) biarlah tulisanku mengalir saja seperti air ya teman. Tulisan ini mudah²an bisa selalu mengingatkanku bahwa bersama Allah aku akan selalu kuat, karena hanya Dia tempat setiap hamba-Nya bergantung, bukan dengan orang lain yang juga sama lemahnya dengan kita *hanya Allah yang sabar mendengarkan semua keluhan kesah kita*. Namun bukan berarti kita tidak membutuhkan orang lain, kita hanya diminta untuk menggantungkan segala sesuatu hanya karena Allah semata. Kehadiran orang lain akan memberikan warna-warni hidup yang membuat kita selalu dan selalu belajar di Universitas Kehidupan ini dan tentu saja Allah membantu kita dari arah mana saja, dan bisa saja kita dibantu melalui hamba-Nya yang Dia pilih. Wallahu'alam..

Teman, ketika hatimu terusik oleh kehadiran hati yang kau rindukan, apa yang akan kau lakukan? bukankah setiap saat akan kau rasakan rindumu padanya?
Ku juga rasakan itu teman, hanya saja ku gak pernah tahu apa ketika kita merindukan seseorang, ia juga sedang merindukan kita? Ia juga akan berharap kebaikan untukku, seperti apa yang ku sangat harapkan untuknya?

Semakin dewasa, semakin dewasa pula ku menyikapi sebuah "rasa". Biarlah ia tahu ku menyayanginya karena Rabbku, tidak berharap balasan yang sama darinya karena tujuanku hanya mengharapkan ridha-Nya untukku dan untuk ia yang ku sayangi. Bukankah ketika melihat ia bahagia, ku juga akan bahagia karena menurutku itulah sayang dan cinta yang sesungguhnya, hanya karena Allah
*Menurutku baik belum tentu baik menurut Rabbku, menurutku buruk belum tentu pula buruk menurut Rabbku*

Ku meminta Allah untuk menjagamu selalu dalam kebaikan, memudahkan segala urusan yang kau usahakan dan menambah kecintaanmu pada-Nya sehingga ridha Allah selalu bersamamu sayang.. AMIN YAA ALLAH
*tak perlu ku sebut namamu, ku yakin kau dapat rasakan rasaku padamu setulus apa, biarlah ku rasa saja dan ku yakin kau tahu walau keberadaanmu jauh disana, kunang².. yaa Rabb, Engkau tentunya sangat tahu kalau kabar dan suaranya selalu bisa menyenangkan hatiku, itu saja lebih dari cukup untukku. Bukankah rezki, jodoh, dan maut, itu semua rahasia Allah?* Allah mengetahui, sedangkan aku tidak..

Syukuri dan nikmati segala sesuatu baik itu suka maupun duka, karena kita tidak pernah tahu keadaan yang terbaik buat kita saat ini apa. Hanya Allah yang tahu *bisa saja kesedihan yang kita rasakan saat ini adalah hal yang baik untuk kita kedepannya* Allah bersama prasangka hamba-Nya, jadi yuk teman, kita sama² belajar untuk berprasangka baik dengan ketentuan Allah pada diri kita :)

Now, waktunya tidur :) mudah²an besok kebangun sahur yaa teman. Ada yang mau ikut berpuasa bersamaku? ^_^ SemangaD teman!!!
 
 
 
 

Saya Yakin ................




Allah memberi apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita minta! *Remember that*

Bissmilah,

Ku terkesan dengan status salah seorang  di FB, kalimat yang seharusnya selalu ku ingat dan tentunya ku juga ingin berbagi di blog-ku tersayang ini :) Kalimat tersebut pernah ku dengar, ketika membacanya kembali membuatku berpikir bahwa kini ku sedikit melupakannya *Astaghfirullah, maafkan diri ini yaa Rabb*

"Allah memberi apa yg kita perlu, bukan apa yang kita minta"

Subhanallah, kalimat yang sangat sederhana namun makna yang terkandung di dalamnya sungguh melahirkan energi positif yang sangat luar biasa, khususnya untukku *Alhamdulillah,*

Semangat, motivasi datangnya harus dari diri kita sendiri karena kalau datangnya dari/ karena orang lain, maka binasalah kita ketika orang yang menyemangati kita itu pergi dan tiada lagi di sisi kita.. *Naudzubillah*

Kembali ke pemahamanku pada kalimat "ampuh" di atas, Apa yang kita minta dan inginkan belum tentu baik untuk kita karena hanya Allah yang Maha Mengetahui, sedangkan kita tidak. Allah memberikan apa yang kita perlu dan butuhkan, terkadang hal itu bukan apa yang kita minta atau inginkan. Maka, biarlah Allah tempat kita memohon segala sesuatu yang terbaik menurut-Nya, bukan baik menurut kita, umat-Nya. Karena baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah dan buruk menurut kita belum tentu buruk pula menurut Allah, serahkan segala sesuatu hanya pada Allah. Titik!

yaa Rabb, bimbing aku untuk meluruskan niatku akan segala sesuatu hanya kepada-Mu. Ketika ego-ku ingin memiliki sesuatu dan hal itu tidak baik untukku, kembalikan hatiku untuk tetap bersama-Mu Rabbku. yaa Rabb, berdekatan dengan-Mu sungguh indah dan melahirkan ketenangan yang luar biasa, aku rindu Engkau Rabbku..

Ku menyayangi "ia" karena-Mu, tak perduli bagaimana sikapnya padaku, do'aku pada-Mu agar Engkau memberi kemudahan untuk segala hal baik yang "ia" lakukan, beri "ia" selalu cinta-Mu yaa Rabb. Amin

Cuekmu membiasakanku untuk terus belajar menghargai sebuah "rasa" dan seperti buku La-Tahzan (buku favoritku) mengatakan, jangan membenci hal yang tidak kita sukai, karena mungkin saja hal yang tidak kita sukai malah membawa kebaikan untuk kita di kemudian hari, Allah memberikan apa yang kita butuhkan wahai sahabatku. Allah bersama kita, orang" yang sabar. Insya Allah.

Mari semangaD belajar dan terus belajar *memperbaiki diri*, jangan pernah ada kata BOSAN untuk BELAJAR! Titik.
 
 
Sebenarnya ku kecewa, tapi tak apalah, bertahan adalah pilihanku..
Sedih berlarut-larut juga bukan aku
Diam akan jadi teman terbaik
Tersenyum mentertawakan kebodohanku
Estafet dari fase yang disebut "kedewasaan"

Setiap detik adalah proses belajar
Selalu mencoba menikmati segala yang hadir
Mensyukuri hadirnya kebaikan dan keburukan
Baik menurutku belum tentu pula baik menurut Rabb-ku
Buruk menurutku belum tentu pula buruk menurut Rabb-ku
Karenanya, ku pasrahkan diriku pada-Nya

Setiap kejadian adalah evaluasi
Evaluasi diri dari kesombongan diri sendiri
Evaluasi diri dari kemungkinan menyakiti orang lain, juga diri sendiri

Rabb-ku, ingin ku merayu-Mu untuk mengganti kesedihanku dengan kebahagiaan
Karena hanya Engkau yang berkuasa memutarbalikkan hati setiap insan
Jaga hatiku untuk senantiasa ikhlas memberi kasih, tanpa mengharap balasan

yaa Rabb, terimakasih..
Ketenangan ini adalah nikmat-Mu


Sahabat,
Tolong ingatkan aku, ketika ku lupa akan baik dan buruk
Tolong tegur aku, ketika putih akan berubah jadi abu..
Tolong tarik aku, ketika langkah kakiku tak tentu arahnya
Tolong nasihati aku, ketika pikiran tak sejalan dengan kebenaran..
Tolong sadarkan aku, ketika dunia menarikku dalam godaannya
Tolong sahabat, tolong jangan pernah letih untuk mengingatkan aku..

Selasa, 18 Agustus 2015

RINDU.............





Bissmillah,


Dini hari, kebangun tiba” di sepi dan dinginnya malam bukan hal yang luar biasa untukku. Begitu juga dengan malam ini, tiba” terbangun dan ingin menuliskan apa yang bersemayan dalam pikiranku malam ini. Satu kata ssahabat, ku me-RINDU. Merindu “ia” yang begitu aneh dan berbeda dari kebanyakan kaumnya yang suka menebar kalimat dan rayuan yang sering terdengar gerah dan “lebay”di telinga, namun Subhanallah.. sungguh rasa sayang tak pernah habis padanya :) rasa yang tak biasa..

Minggu belakangan ini, “ia” kambuh kebiasaan lamanya. Cuek, namun sepertinya kadarnya bertambah :) sms dan teleponku berhari” tak di jawab, benar2” di diam-in, harusnya ku gak perlu heran dan bingung melihatnya, karena begitulah adanya "ia" dan "ke-kehnya" pendirian, sungguh membuatku menilainya "berkarakter kuat" terkesan sedikit egois dan itu nilai "plus" untuknya buatku, sekaligus bikin nge-nes juga, kok ada orang ajaib seperti ini *membatin*, tapi tak mengurangi rasa yang ku miliki padanya. Tentunya aku juga orang ajaib dan aneh lainnya di mata dan pikiran "ia" :) kebal banget "ia" bilang orang ini *penilaiannya tentang aku*, walau tak dibalas" tapi tetap aja sms berkali" dan itu setiap hari. Itulah dampak penyakit RINDU, untuk "ia" yang tipikal "cuek dan santai abis" itu suatu yang berlebihan atau tidak biasa, mungkin di hatinya berkata.. kok ada orang seperti kamu yaa RR, anehnya!

Sedih banget ketika tidak ada balasan sepatah katapun dari "ia", namun marah benaran juga ku gak mungkin bisa padanya karena emang ku gak pernah bisa benar" merasakan marah pada "ia" *gak tau kenapa*, marah dan kesalku hanya sebatas kata dan tulisan, hati tak pernah membenarkannya menjadi sebuah nilai marah yang tak termaafkan. 
 
Alhamdulillah malam ini, "ia" akhirnya mau menjawab  dan pastinya "ngomel" dan justru itu salah satu bagian dari hal yang ku RINDU-kan darinya :) beberP hari tak mendengarnya dari "ia", galaknya ku RINDU-kan. Taukah, ku juga kehilangan teman "berantam" dan beradu segala argumen dari yang penting sampai tidak penting sekalipun. Ku RINDU. Semua itu, hal" kecil yang sangat ku RINDU-kan darimu yang ampuh menghapus segala penat dan lelah setelah seharian beraktivitas dengan tekanan kerja yang banyak, seketika ku bisa rasakan bahagia sampai akhirnya tertidur

Jadi tak bisa ku jelaskan "mauku apa" pada "ia", semua hanya dapat dirasakan dan sulit untuk ku jelaskan "kenapa". Aku yang cenderung "melankolis", susah mengungkapkan ketika bicara di telepon, baca saja tulisanku, pejamkan matamu dan rasakan.. ku RINDU,
MAU-ku tidaklah bernilai jahat atau buruk pada "ia", tahu kabarnya saja lebih dari cukup untuk aku. Jangan selama ini membiarkan aku tanpa kabar "ia" Rabb-ku..

Sudah beberapa bulan" mengenal 'ia' harusnya ku sudah paham banget gimana karakteristiknya, namun sepertinya ku kurang sabar menyikapi sikap 'ia' yang rada" *ku pakai istilah yg 'ia' sering pakai*, maklum yaa ku ini juga rada", ku selalu belajar, belajar dan terus belajar menyikapi sikapmu itu. Namun ku juga gak luput dari khilaf yang sering terlakukan tanpa niatan sebelumnya. Ku mengingat 'ia' dengan segala kelebihan dan kekurangan 'ia'. Tentunya dari 1000 : 1, minimal ada 1 nilai positif yang bisa kamu ingat tentang aku......
Sekalipun aku jauh.............rasa itu masih ada untuk "ia" sampai detik ini, seperti lagu yang ia nyanyikan tuk ku "Didekatnya aku lebih tenang....bersamanya jalan lebih terang"...........Tetaplah bersamaku....jadi teman hidupku....berdua kita hadapi dunia...kau milikku milikmu....kita satukan tuju...bersama arungi derasnya waktu.........   (so sweet)   sudahlah...itu hanya kenangan....


*** Surat cintaku untuk Rabbku
>> Ku tutup hari ini dengan ungkapan cinta dan syukurku pada-Mu Rabbku di sujud tahajjudku, terimakasih untuk cinta-Mu yang selalu besar padaku :) Engkau yang selalu menjagaku dan membuatku kuat dan semandiri sekarang walau tanpa mereka yang begitu ku kasihi *kedua orangtuaku* di sisiku lagi, yaa Rabb titip salam hormat dan cintaku untuk mereka. Ingin ku ukir senyuman untuk mereka di setiap waktu yang ku lalui di sisa hidupku.

>> Terimakasih untuk kebahagiaan kecilku malam ini yaa Rabb, walau tidak dapat komunikasi lama dengannya, sudah lebih dari cukup untukku karena ku tahu 'ia' baik" saja dan mendengar suaranya lagi :) ku kembalikan lagi 'ia' dan hatiku pada-Mu Rabbku, jagalah 'ia' selalu dalam kebaikan, beri cahaya-Mu di setiap langkahnya, berkahi hidupnya dengan kasih sayang-Mu. AMIN 
 
 
 *** Surat ku untuk mu.....
 .........Iya untuk kamu...............
 
 
 
 
 
 

Mine...................



Bissmillah,






Cepat sekali rasanya waktu berlalu, baru aja melewati hari Minggu, sekarang sudah mau ke Minggu lagi. Akhir bulan juga sudah menanti dalam damainya perkerjaan yang lumayan rodi padat merayap di setiap akhir bulan yang mau tak mau harus di lewati. Benar sahabat, selayaknya di nikmati saja karena semua akan indah kalau sudah tepat pada waktunya *i think so?*

Hari ini sebenarnya kerjaan kantor nggak sibuk juga sih, tapi gak tau juga kenapa hari Rabu agak sering membuat semangat bekerja sedikit menurun. Berbeda dari mayoritas orang, saya menyukai semangat hari Senin yang power full banget untuk seorang RR :) I Luph MONDAY,,

Pekerjaan rutin setiap akhir bulan, membuat tulisan penelitian berkaitan dengan akuntansi atau keuangan. apalagi kalo nimbrung langsung, Yang namanya masalah keuangan sensitif banget, berat pertanggung jawabannya, salah hitung dikit aja bisa salah semua dan yang paling repot untuk memisahkan uang milik pribadi dengan kantor. Pemasukan-pengeluaran, belanja ini dan itu semuanya kerjaan yang di hibahkan ke Yanti. Alhamdulillah, positifnya bisa jadi banyak belajar untuk kehidupan saya ke depan nantinya. InsyaAllah.

Kehidupan tentunya tidak semudah waktu kita kecil dulu, umur semakin sedikit harus semakin banyak bermanfaat-dimanfaatkan dengan lebih bijaksana dan bertanggung jawab terhadap apa yang di pilih dan di putuskan. Semuanya harus dihadapi sendiri, dan lagi" harus di nikmati dan dijalani. Mandiri itu indah sahabatku, jadi lebih banyak tau dan InsyaAllah akan lebih kuat dalam berbagai situasi yang datang, kamusnya hanya satu, Bissmillah, hadapi! :)

Kerinduan yang datang sulit untuk di tepis apalagi di elakkan, mampu di rasakan dan belajar untuk menapikannya dalam sudut hati yang tak berhujung. Bersabar menanti rasa cinta yang tidak terlihat. Saya percaya, cinta juga akan indah pada waktunya :)

Alhamdulillah di penghujung lelahku hari ini, Allah memberi berkah kesejukan Kota Bandung hari ini :)

yaa Rabb, ku mencintai-Mu. Ku serahkan hatiku pada-Mu, dalam suka dan duka ku mensyukuri takdir-Mu atas aku, hamba-Mu




 *** Tersenyumlah, maka seluruh dunia akan ikut tersenyum bersamamu ***